EKONOMI

Alibaba Rancang Mesin Jual Mobil Ala Gerai Minuman

Alibaba rupanya tidak hanya fokus terhadap bisnis situs belanja saja. Raksasa e-commerce asal Tiongkok itu kini mulai meningkatkan penjualan fisik. Kabarnya Alibaba sedang merencanakan sebuah pusat perbelanjaan yang baru.

Masih berbasis online, namun lebih gila. Bagaimana tidak, Alibaba berencana membuat gerai penjualan mobil dengan konsep seperti alat penjual minuman otomatis (Vending Machine) yang ada di tepi jalan atau stasiun-stasiun kereta dan terminal bus.

Seperti JawaPos.com lansir dari laman Engadget, Minggu (24/12). Alibaba dikabarkan akan bekerja sama dengan salah satu industri otomotif asal Amerika Serikat, Ford untuk memasarkan unit kendaraan mereka.

Bagian dari proposal itu termasuk ide gila dan menarik dari mesin penjual otomatis raksasa untuk mengeluarkan mobil secara otomatis. Persis seperti mesin minuman otomatis, pembeli bisa memesan sendiri, memilih, kemudian mendapatkan unit kendaraan yang mereka inginkan hanya dengan bantuan mesin dan teknologi mutakhir. Nantinya mesin ini akan diberi nama ‘Tmall’.

Prosesnya dimulai dengan menggunakan aplikasi Taobao yang merupakan salah satu situs belanja milik Alibaba. Melalui aplikasi itu, calon pembeli mobil bisa memotret mobil yang ingin mereka keluarkan atau beli dari mesin otomatis. Kemudian mereka memasukkan informasi pribadi, mengambil foto pribadi untuk digunakan saat mengambil mobil dengan menggunakan teknologi pengenalan wajah.

Selanjutnya mengirimkan deposit (ini akan dibebaskan jika pembeli anggota super-Alibaba). Setelah itu, pembeli menuju mesin penjual mobil merek Tmall, yang menggunakan pengenalan wajah sebagai akses masuk. Nantinya mereka akan menemukan kendaraan pilihan mereka, yang diberikan untuk uji coba selama tiga hari. Jika pengguna merasa cocok, mereka bisa membeli mobil langsung dari aplikasi itu.

Tidak semua orang bisa melakukan test drive dan menggunakan mesin itu, namun hanya mereka yang memiliki kriteria dengan nilai tertentu yang bisa mendapat kendaraan dari mesin penjual otomatis.

Apakah ini aman dan tidak mengundang potensi kejahatan? Untuk mencegah penyalahgunaan, pengguna hanya dapat menguji model sekali dan dibatasi hingga lima unit kendaraan dalam dua bulan pertama setelah mendaftar.

Untuk diketahui, saat ini di Tiongkok memang terkenal dengan jumlah CCTV yang teramat banyak. Antara satu dengan yang lain dapat saling terhubung. Sistem yang terintegrasi itu dapat mendeteksi keberadaan pelaku kriminal sangat cepat.

Sebagai permulaan, Alibaba berniat untuk membuka Tmall di dua lokasi berbeda pada Januari mendatang. Satu di Shanghai dan satu lagi di Nanjing. Jika rencana gila itu dapat terwujud dalam waktu dekat, kemungkinan akan menyusul di tempat lain di seluruh dunia.

(ryn/JPC)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close