ISTANAJAWA BARATNASIONALSUKABUMI

Korban Gempa Tasik Bertambah Tiga Orang, Ini Kata Jokowi

SUKABUMI— Korban gempa yang terjadi pada pukul 23:47:57 WIB di 43 km barat daya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat berkekuatan 7,3 SR bertambah menjadi tiga orang. Berdasarkan rilis dari BNPB yang diterima radarsukabumi.com tiga korban meninggal adalah Aminah (80) warga Kelurahan Kauman, Kota Pekalongan, Jawa Tengah; Dede Lutfi (62) warga Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat; dan Fatimah (34) warga Desa Argosari Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul, Provinsi DI Yogyakarta.

Untuk kronologis meninggalnya Aminah dan Dede Lutfi akibat tertimpa tembok rumah yang roboh, sedangkan Fatimah meninggal dunia karena terjatuh saat lari keluar rumah. Fatimah sempat dibawa ke RS Mitra Sehat namun nyawanya tak tertolong.

Menanggapi hal itu, Presiden Joko Widodo mengatakan dalam akun twiter milik pribadinya, bahwa gempa yang terjadi di Tasikmalaya merupakan peringatan bangsa ini agar selalu siap siaga dalam menghadapi bencana. Menurutnya, dengan kejadian ini dirinya bisa melihat kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana gempa, dan terlihat sudah lebih baik dari sebelumnya.

“Saya dari malam memantau perkembanganya, berdasar laporan korban ada tiga orang, “terang Jokowi

Melihat Negara Indonesia dikelilingi oleh titik-titik gempa, maka sudah seharusnya masyarakat tetap waspada dan siaga, tapi tidak perlu juga dibarengi keresahan. “Masyarakat tidak perlu panik, tapi tetap waspada. Mari kita berdoa untuk korban gempa. Semoga khusnul khotimah,”tulis Jokowi

Sebelumnya, 228 rumah rusak berat, 152 rumah rusak sedang, 97 rumah rusak ringan, dan 473 rumah rusak yang belum diklasifikasikan ke dalam rusak berat, sedang dan ringan. Sejumlah sekolah, rumah sakit, dan kantor pemerintah juga mengalami kerusakan. Untuk kerusakan terparah terjadi di wilayah Tasikmalaya, Ciamis dan Pangandaran.(handi)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close