KABUPATEN SUKABUMISUKABUMI

Korban Penipuan Oknum Kadin Kembali Mengadu

“Apalagi saat saya melihat namanya, ada yang mengatasnamakan Direktur Eksekutif Kadin Kabupaten Sukabumi, Ivan Karen Andrian. Jadi saya tegaskan, Kadin ini bukan sebuah perusahaan, tetapi hanya paguyuban nirlaba yang bergerak dalam bidang ekonomi untuk memajukan Kabupaten Sukabumi.

Bukan sebuah institusi yang bergerak di sebuah perusahaan atau dinas yang menciptakan sebuah keuntungan,” tandasnya.

Masalah tersebut pun tak pelak membuatnya merasa prihatin. Dimana saat ini, warga Kabupaten Sukabumi sulit mencari pekerjaan. Belum lagi, diperparah dengan adanya oknum pungli terhadap para pencaker. “Saat ini kita sedang melakukan koordinasi dengan tim untuk mencari kira-kira mereka (pelaku) ini berada dimana. Setelah kita dapatkan, mereka harus bertanggungjawab. Meski begitu, kadin akan tetap melakukan upaya hukum karena ini sudah ada pencemaran nama baik lembaganya,” imbuhnya.

Yudha tak memungkiri nama yang tertera dalam perjanjian tersebut, tak asing baginya. Bahkan, dia sempat berbincang-bincang dengan oknum bernama Ivan tersebut. “Saya mengetahui salah satu oknum yang mengatasnamakan Direktur Eksekutif Kadin Kabupaten Sukabumi, Ivan Karen Andrian.

Tetapi, yang menjadi pertanyaan, yang mengangkat direktur itu siapa?. Soalnya, mereka tidak memiliki dasar hukum jelas. Sebab dalam pengangkatan Direktur Eksekutif itu, harus berdasarkan dengan rapat pleno.

Nah, sampai saat ini saya selaku pengurus Kadin, tidak pernah merasa ada rapat dalam pembentukan direktur itu,” ujarnya.

Sedangkan Sekertaris Disnakertranas Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar berjanji akan melakukan pendampingan terhadap para korban. Menurutnya, warga yang hendak bekerja tidak boleh dipungut biaya sepeser pun. “Kita akan mencoba dengan berjenjang untuk meyelesaikan persoalan ini.

Kita mesti hati-hati. Karena, kita tidak mau proses hukum berjalan, tetapi uang tidak bisa dikembalikan kepada para pencaker. Apabila nanti oknum tersebut sudah berhasil tertangkap, kami terlebih dahulu akan melakukan tabayun, tetapi tidak menghilangkan proses hukum,” pungkasnya. (cr13/e)

Laman sebelumnya 1 2 3
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close