KABUPATEN SUKABUMISUKABUMI

Korban Penipuan Oknum Kadin Kembali Mengadu

Sebab, saat pihaknya membayar uang kepada para oknum tersebut, terdapat surat kontrak kerja yang ditandatangani calon pekerja di atas materai dengan ditetapkan oleh Direktur Eksekutif Kadin Kabupaten Sukabumi, Ivan Karen Andrian. Bakan, Kadisnakertrans Kabupaten Sukabumi, Ade Mulyadi dicantumkan sebagai pihak yang mengetahui.

“Saya berharap uang yang sudah diberikan pada oknum Kadin ini, harus dikembalikan. Rencananya, minggu-minggu ini kami akan bersama-sama melaporkan kasus penipuan ini pada pihak kepolisian,” pinta Tori.
Mereka berharap, pelaku kasus penipuan tersebut dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

Karena, pelaku ini telah melakukan aksi penipuan terhadap puluhan pencaker. Katanya, korban pungli dari oknum Kadin ini ada sekitar 98 orang. “Sementara jumlah uang yang dikeluarkan calon pekerja itu berparitif. Mulai dari Rp3,5 juta sampai Rp7 juta,” bebernya.

Menanggapi kasus yang menerpa institusinya, Ketua Harian Kadin Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara mengutuk keras terkait apa yang sudah dilakukan oknum yang mengatasnamakan Kadin ini. Diakuinya, Kadin memang bermitra dengan pemerintah daerah. Salah satunya dalam programnya adalah mensejahtrakan buruh, terutama di perumahan subsidi.

“Kemungkinan hal ini dijadikan kesempatan bagi oknum Kadin yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan pungli terhadap para pencaker,” jelasnya.

Pihaknya secara tegas akan membawa masalah ini ke ranah hukum. Sebab, ia merasa persoalan tersebut telah mencoreng nama dan lembaga yang ia pimpin termasuk pemerintah. Ia juga sudah memastikan, nama yang tercantum dalam perjanjian tersebut bukan anggota Kadin.

Karena, Kadin ini merupakan asosiasi yang terdiri dari para pengusaha. Sehingga, para anggotanya wajib memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) dan memiliki akta perusahaan.

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close