PERSIB

PERSIB : Pemain yang Cocok Dengan Pelatih Tangan Dingin Mario Gomez

Persib Bandung bakal merasakan tangan dingin pelatih kawakan bernama Roberto Carlos Mario Gomez. Pelatih asal Argentina ini tentu sudah punya bayangan soal rencananya di Persib.

Gomez memiliki karier kepelatihan yang sangat panjang. Dia pernah menjadi asisten pelatih di Valencia dan juga Internazionale MIlan.

Prestasinya di Asia Tenggara juga gemilang. Bersama Johor Darul Takzim, pelatih 60 tahun itu sukes menjuarai Malaysia Super League 2015, dan Shield Malaysia 2016.

Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez, Liga 1 2018, Bursa transfer liga 1 2018,
Mario Gomez diprediksi bakal gunaka pakem 4-4-1-1 (Facebook Roberto Carlos Mario Gomez)

Istimewanya, Gomez pernah bawa klub Malaysia itu jadi jawara AFC Cup 2015. Pelatih yang satu ini boleh dibilang punya permainan yang pragmatis.

Kunci permainannya ada pada sisi pertahanan. Bila berkaca di JDT, mantan pelatih Mallorca itu menggunakan pakem 4-4-1-1.

Dengan bagasi Persib yang tersedia, sudah ada beberapa nama yang cocok dengan formasinya. Untuk posisi bek, dia punya Henhen Herdiana, Tony Sucipto, dan Achmad Jufriyanto.

Nah, pekerjaan rumahnya mungkin Gomez harus cari pasangan bek buat Jupe setelah Vladimir Vujovic cabut. Marcos Antonio bisa menjadi salah satu opsi. Dia pernah dua tahun bekerja sama dengan Mario Gomez di JDT dan jadi tembok besar.

Untuk empat lini tengah, Gomez sudah indikasikan akan pertahankan Michael Essien musim depan sebagai jangkar bersama Raphael Maitimo. Maitimo kemungkinan akan digojlok oleh pelatih Argentina itu untuk bisa seperti Safiq Rahim di JDT musim 2016.

Essien tampaknya masih dipertahankan oleh Mario Gomez. (Riana Setiawan/Radar Bandung)

Apalagi, tipikal permainan Safiq dengan Maitimo tak terlalu berbeda. Safiq sendiri pada 2016 jadi top assist JDT dengan total 19 kali. Sedang Maitimo sukses catatkan sembilan gol dan empat assist untuk Persib.

Febri Haryadi juga kemungkinan besar bisa jadi andalan. Gomez mungkin harus cari sayap yang cepat untuk imbangi Febri.

Kim Kurniawan atau Shohei Matsunaga bisa ditempatkan sebagai bayangan striker. Shohei sepertinya lebih pas, mengingat performanya yang lumayan bagus musim lalu.

Penyerang asal Jepang ini sukses cetak tiga gol dan lima assist. Perannya agak sedikit diubah, dari sebagai targetman menjadi pelayan bagi striker utama.

Nah pada posisi ujung tombak, Persib sebenarnya punya Ezechiel N’Douassel. Pemain asal Chad itu sebenarnya lumayan bagus. Masuk tengah musim, dia terlibat dalam delapan gol Persib, yakni empat gol serta empat assist.

Namun demikian, pertanyaannya adalah apakah Gomez akan andalkan dia? Rumor yang beredar, pelatih asal Argentina itu akan membawa salah satu antara Juan Martín Lucero atau Jorge Pereyra Díaz yang pernah jadi anak asuhnya di JDT.

Diaz pernah jadi top skorer JDT bersama Mario Gomez dengan 32 gol. Sedangkan Lucero berhasil torehkan 27 gol plus 10 assist dalam empat kompetisi yang dijalani JDT musim 2016.

Prediksi Formasi Persib di Bawah Mario Gomez:

Kiper: M Natshir
Belakang: Henhen Herdiana, Achmad Jufriyanto, bek asing, Tony Sucitpo.
Tengah: Michael Essien, Raphael Maitimo, Febri Haryadi, pemain asing.
Depan: Pemain asing, Ezechiel N’Douassel/Pemain asing.

(ies/JPC)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also

Close
Close