PILGUB JABARPOLITIK

DeMiz Terus Rayu Gerindra *Berharap Tidak Jadi Musuh

BANDUNG— Bakal Calon Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar akan terus mengajak Partai Gerindra untuk bergabung dan mengusung dirinya dalam pemilihan gubernur jawa barat tahun 2018 mendatang.

Demiz sapaannya mengatakan, kemungkinan Partai Gerindra akan bergabung dengan tiga partai yang lain untuk mendukungnya dalam kontestasi politik di Jawa Barat ini.

“Insha Allah Gerindra akan bergabung, kita ajak terus Gerindra, kalau tidak juga harus kita hargai keputusan partai bukan berarti kita bermusuhan kan,” ujar Demiz usai menjadi inspektur upacara dalam kegiatan peringatan Dirgahayu PU yang ke 72, di Gedung Sate Bandung, Senin (4/12).

Selanjutnya kata Demiz, kalaupun Gerindra bergabung, mungkin karena tidak cocok saja saat ini, dan mungkin kebutuhannya tidak sama, dan hal itu yang harus kita hargai.

“Semuanya teman saya kalau tidak jodoh dalam hal ini ya sudah, karena kemarin juga PDIP tidak jodoh ya tidak apa-apa tidak menjadi musuh,” katanya.

Diakui Demiz, dirinya setiap hari selalu berkomunikasi dengan Partai Gerindra, entah itu dengan kader Partai Gerindra yang ada di DPRD Provinsu ataupun yang lain.

“Dengan Gerindra ada teman-teman dari DPRD dari DPC-nya setiap hari tidak juga menghambat komunikasi tetapi kita harus menghargai sikap partai karena DPP yang memutuskan,” pungkasnya.

Sementara untuk deklarasi dirinya menjadi bacalon gubernur jawa barat bukan hanya oleh Partai Demokrat akan tetapi tiga partai pendukung, yakni Demokrat, PKS, dan PAN.

“Deklarasi ya tunggu saja bukan hanya Demokrat tapi dari 3 partai yang berkoalisi deklarasi bareng, sedang diatur nanti malam,” kata Demiz usai menjadi inspektur upacara dalam kegiatan peringatan Dirgahayu PU yang ke-72, di Gedung Sate Bandung, Senin (4/12).

Demiz pun menjelaskan, terkait pas atau tidaknya berpasangan dengan Ahmad Syaikhu sebagai bakal calon gubernur jawa barat itu pun akan dibicarakan malam ini juga, karena kata dia proses atau mekanisme yang dilakukan oleh partai pendukung seperti rekomendasi secara tertulis menurut AD/ART nya belum dilakukan, sehingga hal tersebut yang menjadi ganjalan.

“Nanti malam liat masalah pas atau tidak berpasangan dengan Ahmad Syaikhu, kalau terkait pengusungan sudah dipastikan cuman prosesnya belum dilakukan prosesnya harus betul sesuai dengan AD/ART itu saja, sudah tidak ada masalah cuman proses pleno dari bawah harus dilakukan,” katanya.

Disamping itu, Ia pun mengakui, terkait deklarasi dirinya belum bisa memastikan, bisa dilakukan minggu depan, bisa dua minggu lagi. “Bisa sebelum pendaftaran, tergantung strateginya,” tandasnya. (nif/jar)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close