JAWA BARAT

Pencak Silat Harus Dilestarikan

CIMAHI – Walikota Cimahi Ajay M Priatna mengingatkan agar pembinaan seni bela diri tradisional pencak silat dibantu oleh seluruh pihak terkait. Baik melalui even lomba maupun even yang lain. Berkaitan dengan hal kegiatan ini tentu sangat menggembirakan, apalagi even ini melibatkan peserta didik di berbagai tingkatan sekolah dan kelompok umur.

Kita tentu sepakat bahwa pelajar adalah sebagai tunas harapan bangsa sekaligus sasaran kaderisasi yang sangat tepat,” jelas Ajay M Priatna, Rabu (8/11).

Harapan Ajay melalui pelaksanaan pasanggiri pencak silat , animo dan minat untuk mempelajari dan menggeluti ilmu beladiri pencak silat. Khususnya di kalangan pelajar akan semakin meningkat sehingga pencak silat dapat terus lestari di kalangan generasi muda penerus bangsa ini.

Selain itu dari kejuaraan pencak silat ini, akan muncul bibit-bibit handal pesilat muda yang nantinya dapat mewakili Cimahi maupun Jawa Barat pada berbagai event pencak silat yang lebih besar baik di tingkat nasional maupun internasional.

Harap diingat, pencapaian prestasi memang penting, namun yang lebih penting lagi adalah bagaimana menjadikan pencak silat sebagai landasan falsafah moral kehidupan yang luhur yang bisa membentuk adik-adik sekalian sebagai pribadi-pribadi yang unggul di masa yang akan datang,” ujar Ajay.

Festival pasanggiri Pencak Silat diikuti 24 Paguron Pencak Silat se-Kota Cimahi, Kategori yang dipertandingkan Penampilan Perorangan (Putera/puteri) usia 9-12 tahun, Penampilan berpasangan (Putera/puteri) usia 14-17 tahun, Penampilan berkelompok usia 9-12 tahun, Penampilan Perorangan sesepuh (Putera/puteri) usia 50 tahun ke atas. [bon]

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close