KABUPATEN SUKABUMIKota SukabumiSUKABUMI

Pemuda Kadudampit ini Mampu Lukis Sketsa Wajah hanya dalam Tempo Lima Menit

SUKABUMI-Pria asal Kampung Kebon Kawung Desa Citamiang Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi ini namanya Dedi Muhibudin (42). Dedi punya kepiawaian seni melukis. Melukis apa saja Dedi bisa.

Mau melukis di kain kanvas, mau melukis ala 3D (tiga dimensi) di jalanan yang kini makin digandrungi di kota-kota besar di Indonesia juga bisa. Apalagi melukis sketsa wajah manusia, ayah dua orang anak ini jagonya bro.

Hanya dalam tempo lima sampai 10 menit, Dedi mampu melukis sketsa wajah anda. Kualitas hasil lukisan sketsa wajah anda pun bisa dibuktikan, 999 persen persis sama dengan wajah asli anda. Kalau tidak sama, ya wajar saja namanya juga sketsa.

Dedi ketika melukis sketsa wajah.foto/husna/radarsukabumi.com

Bakat yang dimiliki Dedi menghantarkannya pada posisi animator ilustasi. Ya, selain jago melukis secara konvensional, Dedi juga cukup piawai dalam dunia animasi. Buktinya, oleh produser program salah salah satu TV swasta, Dedi didaulat untuk menjadi animator ilustrasi program Laptop Si Unyil dan animator ilustrasi program hiburan edukasi lainnya.

Tak hanya diakui produser program televisi swasta nasional. Kemampuan Dedi juga dikagumi tetangga dan sejumlah warga di Kecamatan Kadudampit. Dengan polesan seninya, setiap acara tahunan pawai samenan (kenaikan kelas-red), Dedi kerap diminta warga untuk mendesaign atau membuat patung mainan seperti tokoh dalam wayang golek dan lainnya. Biasanya Dedi membuat patung mainan dari bahan styrofoam. Dan bisa dipastikan, patung mainan made in Dedi, mendapat pujian tersendiri dari warga yang menyaksikan karnaval samenan itu.

Keahlian melukisnya tidak ia peroleh dari bangku sekolah, ruang kursus atau ilmu seni di bangku kuliah, melainkan warisan yang mengalir dari darah seni sang ayah almarhum A.Madyana. A. Madyana mempunyai sendiri memiliki enam anak. Namun darah seni melukisnya lebih menular ke Dedi dan anak adiknya Dedi yang bungsu.

Sejak usia taman kanak-kanak (TK), Dedi sudah dianugerahi Tuhan memiliki bakat melukis. Seiring waktu, dari umur SD sampai dewasa pun kemampuan melukis Dedi makin terlihat. Ia punya kelihaian melukis secara ototidak

“Saudara saya semuanya ada enam, saya anak ke empat. Sejak usia TK saya sudah senang menggambar. Ayah saya dulunya juga pandai melukis. Mungkin kemampuan saya melukis karena ada turunan juga dari ayah saya,”ungkap Dedi saat berbincang dengan radarsukabumi.com di area GWK Kota Sukabumi, Sabtu (3/11).

Soal mampu melukis sketsa wajah dalam tempo lima sampai 10 menit, Dedi siap membuktikannya sendiri kepada anda yang penasaran.”Iya kalau pikirannya lagi fresh, bisa lebih cepat juga. Kalau penasaran silahkan datang ke lokasi GWK (gembok cinta) ini. Biasanya hari Sabtu dan Minggu saya nongkrong di sini sama rekan-rekan,”tutupnya.(husna/radarsukabumi)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close