KABUPATEN SUKABUMISUKABUMI

Pekerja Jangan Jadi ‘Tumbal’ SCG

“Ini menyangkut nyawa. Ingat, nyawa tidak bisa dinilai dengan uang. Buat apa melakukan investigasi atau monitoring dengan menerjunkan tim kalau hanya untuk sekedar memenuhi arsip saja,” Ketua DPC Sarbumusi Kabupaten Sukabumi, Adi Saparul Ardi

 

SUKABUMI – Dewan Pimpunan Cabang (DPC) Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Sukabumi, bereaksi keras atas stetmen yang dilontarkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertras) Kabupaten Sukabumi menyikapi persoalan kecelakaan kerja di PT Tambang Semen Sukabumi (TSS) dan PT Siam Cement Group (SCG).

Menurutnya, pemerintah dalam hal ini Disnakertras tidak bisa seolah lepas tangan dalam peristiwa tersebut. Ia menegaskan, persoalan kecelakaan kerja pihak pemerintah harus ikut bertanggungjawab dengan melakukan berbagai langkah. Jangan hanya peristiwa tersebut dipandang sebagai musibah saja.

Sarbumusi juga mempertanyakan timbulnya kesimpulan dari hasil investigasi Disnakertras dan kepolisian bahwa kejadian tersebut human erorr.

Dasarnya apa dari kecelakaan pertama sampe kecelakaan kedua dikatakan musibah?.

“Jangan biarkan pekerja sebagai ‘tumbal’. Soalnya kalau tidak disikapi serius, maka tidak menutup kemungkinan kecelakaan kerja tersebut bakal terulang kembali. Jadi salah besar kalau mengatakan peristiwa tersebut hanya sebatas musibah,” tegas Ketua DPC Sarbumusi Kabupaten Sukabumi, Adi Saparul Ardi kepada Radar Sukabumi, kemarin (24/10).

Ia mengatakan, permintaan pemberhentian sementara itu sudah sesuai dengan amanat UU. Kalau memang pihak Disnakertrans merasa itu bukan kewenangannya, harusnya inisiatif melaporkan hal tersebut ke kepala daerah bahkan ke instansi terkait yang dirasa berwenang.

Disnakertras : Itu Murni Musibah, Terkait Kecelakaan Kerja di PT TSS-SCG

1 2Laman berikutnya
Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close