KABUPATEN SUKABUMISUKABUMI

Tukang Cilok di Cisaat ini Bungah Rumahnya Dibongkar Polisi

CISAAT-Hampir dalam kurun waktu satu bulan ini, perasaan Dadang (54) warga Kampung Cibolang RT 17 RW 04 Desa Cibolangkaler Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi bungah tiada terkira.

Ia bungah lantaran istana miliknya yang nyaris ambruk berukuran sekira 7X4 meter persegi, kini sudah dibongkar untuk direnovasi. Sebelum dibongkar, kondisi rumah tidak layak huni Dadang yang berpropesi sebagai pedagang cilok dan sayuran keliling ini nyaris ambruk. Agar rumah yang dihuni sembilan jiwa tersebut tidak ambruk, Dadang hanya mampu mengunakan dua pohon batang bambu untuk menopang supaya rumahnya tidak ambruk. Padahal di rumah itu dihuni sembilan jiwa orang. Terdiri dari lim anak dan dua cucu Dadang.

“Teu gaduh artos kanggo ngomean na. Abdi mah ngan sa ukur tiasa ngadoa jeng pasrah wae. Ari permohonan bantosan ke desa mah atos disuhunkeun, tapi teu acan aya wae geuning (Tak punya uang buat memperbaiki. Saya cuma bisa berdoa dan pasrah saja. Kalau permohonan bantuan ke desa sudah dilakukan, tapi belum ada terus,”beber Dadang kepada radaraukabumi.com, Selasa (24/10).

kondisi dinding tembok rumah Dadang disanggah bambu. foto : ist

Perkembangan renovasi kediaman Dadang sampai sekarang baru mencapai 40 persen. Sejumlah tetangga dekat yang kebetulan ahli jadi tukang bangunan, secara sukarela membantu pembangunan rumah Dadang.

Dadang yang masih tercatat jadi personil HANSIP atau sekarang lebih trendi dengan sebutan keamanan LINMAS di Desa Cibolangkaler ini bercerita apabila rumahnya dibongkar untuk direnovasi karena digagas dan digerakkan seorang polisi muda dari Polsek Cisaat. Polisi muda tidak lain adalah Bhabinkatibmas Desa Cibolangkaler, Brigadir Polisi Puja Rama Dwi Putra.

Kondisi sementara rumah Dadang setelah direnovasi. foto : ist

Sosok Brigadir Puja Rama bagi warga Sukabumi umumnya sudah tak asing lagi di dengar. Aksi peduli polisi Puja Rama selalu dilakukan di mana ia ditempatkan. Seperti tatkala Puja Rama ditugaskan jadi Bhabinkamtibmas Desa Pada Asih Kecamatan Cisaat. Tak jauh dari objek wisata Gunung Sunda, ia menggagas taman baca bagi anak-anak di desa tersebut.

“Sumuhun pak Puja nu ngamitian ngarenovasi bumi abdi. Alhamdulilah tos dikawitan pembangun na. Hatur nuhun pak Puja jeng pihak nu ngabantos perbaikan bumi abdi,”ungkap Dadang.

Dalam bergerak merenovasi rumah Dadang. Anggaran kebutuhan material bangunan yang diperoleh Brigadir Puja Rama diantaranya ia himpun dari sejumlah perusahaan yang berdomisili di Desa Cibolangkaler. Sejumlah warga yang dianggap memiliki kelebihan harta pun ia datangi untuk diketuk pintu hatinya agar tahu dan sudi menyisihkan hartanya demi perbaikan rumah Dadang. Uang dari saku pribadinya pun tak lupa ia sisihkan.

Dalam menghimpun dana untuk renovasi rumah Dadang, Puja Rama selalu memakai dasar hukum yakni Peraturan Kapolri (PERKAP) Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Pemolisian Masyarakat. Isi PERKAP tersebut salah satunyaa mendorong semangat membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kamtibmas.

“Jiwa sosial saya selalu tergerak ketika melihat ada orang yang mendesak untuk diberi pertolongan. Setiap kiprah sosial yang dilakukan bukan untuk berharap pujian. Tetapi saya dan institusi Polri ingin membuktikan jika kami peduli,”tukasnya.(abihusna)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close