ARTIKELSUKABUMI

Inilah Delapan Bangunan Tertua di Kota Sukabumi

SUKABUMI–Siapa sangka Kota Sukabumi yang cikal bakalnya merupakan kawasan perkebunan kopi ini ternyata pernah menjadi daerah yang penduduknya didominasi oleh bangsa Eropa.

Kondisi ini terjadi pada zaman penjajahan Belanda. Saking pesatnya pertumbuhan populasi bangsa barat di wilayah ini, Kota Sukabumi pun akhirnya ditetapkan sebagai Kotapraja, tepatnya pada 1 April 1914.

Sejak menyandang status sebagai kotapraja, Kota Sukabumi pun berubah menjadi daerah berkembang. Hal ini ditandai dengan dibangunnya Soekaboemi Treinstation atau Stasiun Sukabumi. Selain statsiun, sejumlah fasilitas lainnya pun turut dibangun.

Seluruh tempat itu ditujukan untuk menunjang aktifitas bangsa Eropa. Berdasarkan sumber data rujukan radarsukabumi.com, setidaknya ada delapan bangunan yang didirikan pada zaman tersebut.

Inilah delapan bangunan dari peninggalan jaman penjajahan yang hingga kini kondisinya masih tetap berfungsi dan berdiri kokoh.

  1. Stasiun Sukabumi berlokasi di wilayah Kelurahan Gunung Parang, Kecamatan Cikole.
  2. Moskee te Soekaboemi / Masjid Agung di Jl Ahmad Yani, Kel Gunung Parang, Kecamatan Cikole.
  3. Pinkstergemeente / Gereja Pantekosta di Jalan Veteran II Kelurahan Selabatu, KecamatanCikole
  4. Rooms-katholieke kerkatau / Gereja Santo Yoseph di Jl Suryakencana, Kecamatan Cikole
  5. Bethelkerkatau Gereja Bethel di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Cikole
  6. Bataksche kerkHKBP Pasundan  di Jalan Suryakencana, Kecamatan Cikole
  7. Onderstation Lemboersitoe / Gardu induk Lembursitu di Jalan Pelabuhan II, Lembursitu
  8. Politieschool/ Secapa (Sekarang Stukpa) di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Gunung Puyuh  (Tonny)

 

 

 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close