KABUPATEN SUKABUMI

Arus Lalin Nyaris Lumpuh

CIBADAK – Arus lalu lintas di sepanjang Jalur Utara Sukabumi semakin macet parah dan nyaris lumpuh. Hal ini akibat perbaikan jembatan Cisalopa, Kabupaten Bogor. Tak heran, bila banyak pengendara yang menyesalkan kemacetan tersebut lantaran mengganggu aktivitas.

Pantauan Radar Sukabumi, kemacetan ini terjadi mulai Cibadak hingga Cicurug, sejak sore hingga malam hari. Kondisi ini diperparah dengan ribuan karyawan yang ke luar pada sore hari. Warga lalu lintas pun berharap pemerintah mempercepat pembangunan tol Bocimi.

Sumarna (30) pengendara roda empat yang setiap harinya pulang pergi Sukabumi-Cicurug mengaku muak dengan kemacetan yang harus dialaminya setiap hari. “Hampir setiap hari pemandangan seperti ini saya alami, tapi mau bagaimana lagi. Mengecewakan,” keluhnya kepada Radar Sukabumi, kemarin (13/10).

Jarak tempur Sukabumi-Cicurug, lanjut karyawan swasta itu, biasanya jika arus lalulintas lancar bisa ditempuh dalam waktu 1,5 jam. Namun, karena kondisi macet cukup parah, untuk bisa sampai ke Cicurug harus memakan waktu sampai lima jam. “Ini jelas sangat merugikan,” akunya.

Menurutnya, jika tata kelola infrastruktur dan industri diurus dengan baik, maka kemacetan tidak akan separah saat ini. Selain itu, percepatan pembangunan jalan tol Bocimi dipastikan bakal menekan angka kemacetan. “Jika terus seperti ini kemacetan di jalur utara menjadi momok yang menakutkan, ditambah lagi dengan ribuan kendaraan karyawan pabrik yang ikut nyumbang kemacetan,” imbuhnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Thendy Hendrayana memgatakan, bertambah parahnya kamacetan di ruas jalan Utara Sukabumi disebabkan adanya proyek perbaikan jembatan Cisalopa, Bogor.

“Proyek perbaikan jembatan itu jelas berdampak pada kemacetan di Sukabumi, soalnya saat ini hanya digunakan satu jalur sehingga kendaraan dari dua arah menumpuk,” ujarnya.

Untuk mengatasinya, petugas Dishub dikerahkan disetiap titik rawan kemacetan. “Kami tugaskan setiap petugas disetiap titik yang rawan untuk mengurai arus lalulintas,” singkatnya. (cr15/d)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close