Kota Sukabumi

Fahmi Minta Bocah SD Penjual Gorengan Fokus Sekolah

Syujud Syukur Orangtua Aldiansyah Disambangi Wakil Walikota Sukabumi

Siapa yang menyangkal. Dibalik kesusahan selalu ada kemudahan.

Begitu juga yang dialami oleh Aldiansyah Saputra (9) seorang anak yang masih duduk dibangku sekolah dasar (SD) Kota Sukabumi.

Bocah yang berjualan gorengan keliling itu mendapatkan bantuan. Pasalnya, bocah yang tercatat sebagai siswa kelas II itu, dikunjungi langsung oleh Wakil Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi dikediamannya di Kampung Pabuaran, Gang Amanah RT 04/01 Kelurahan Nyomplong Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi, Jumat (6/10).

Fahmi langsung menemui orangtua Aldiansyah. Kedatangan orang nomor dua di Kota Sukabumi itu disambut gembira.

Tak jarang, Fahmi menyapa warga saat berpapasan di gang sempit. Di depan rumah Aldiansyah, Fahmi disambut oleh Aldiansyah yang ditemani ibunya, Neni (41) yang sedang menggendong putra keduanya tanpa ditemani oleh suaminya Yadi (43).

Yadi tak ada di rumah lantaran sedang bekerja sebagai tukang gali sumur. Fahmi pun menanyakan kondisi ekonomi keluarga tersebut.

“Saya kesini. Saya ingin memastikan Aldi tidak lagi berjualan meskipun jiwa wirausahanya bagus. Tapi, di usia sekolah Aldi masih menjadi tanggungjawab orangtua,” katanya.

Untuk memberikan tambahan pendapatan keluarga tersebut, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Sukabumi itu bakal memberikan gerobak dan bantuan modal usaha untuk berjualan gorengan. Lantaran, Fahmi mengharapkan Aldiansyah dapat fokus di dunia pendidikan dan menikmati masa kecilnya tanpa harus berjualan gorengan untuk mencari tambahan untuk jajan sekolahnya sehari-hari.

“Yang usaha sekarang bapak dan ibunya. Aldi tidak boleh lagi jualan. Saya kasih gerobak untuk jualan dan modalnya,” terangnya.

Selain akan memberikan bantuan tersebut, Fahmi yang digadang-gadang akan mencalonkan diri menjadi Walikota Sukabumi itu, sudah ikut mengurusi administrasi kependudukan bocah yang sempat viral di Medis Sosial (medsos) itu agar mendapatkan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) serta program-program yang bermanfaat lainnya.

“Akta kelahiran sudah dibuatkan oleh Disdukcapil. Kemarin saya sudah komunikasi dan jika itu selesai KIP Aldi bisa langsung dibuatkan,” ujarnya.

Atas bantuan dan dukungan yang telah diberikannya itu, Neni sebagi orang tua Aldi merasa bersukur telah diperhatikan. Dari mulai untuk menumbuhkan perekonomian keluarganya yang sulit sampai dokumen kependudukan serta sampai mengurusi anak pertamanya itu mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah.

“Saya sangat bersukur dan tidak menyangka dibantu oleh Pak Wakil, Alhamdulillah,” katanya. (cr5/t)

 

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close