PILKADA KOTA SUKABUMI

Masagi akan Deklarasi Jagoannya

SUKABUMI- Koalisi Masyarakat membangun Kota Sukabumi antara PPP dan PAN Kota Sukabumi (Masagi) ternyata sudah memutuskan satu paket pasangan untuk maju di Pilwalkot 2018 mendatang. Tak hanya pasangan calon, Masagi juga mengklaim paket pasangan itu sudah didukung oleh lima partai politik.

“Kami sudah memutuskan siapa yang diusung itu. Beserta koalisi partai yang mengusung,” ujar Ketua DPD PAN Kota Sukabumi, Faisal Bagindo saat ditemui di Gedung DPRD Kota Sukabumi,kemarin.

Namun Faisal Bagindo tidak menyebutkan nama calon pasangan dan partai yang akan berkoalisi nanti. Terpenting persiapan Masagi sendiri hampir matang dan siap untuk melaporkan pasangan calon dan mitra kolaisi ke DPW PAN Jawa Barat.

“Kami disini memang diberikan keleluasaan. Setelah di daerah sudah masuk segala halnya, baru kami laporkan. Paling Oktober nanti kami adakan deklarasi pasangan calon beserta koalisi partai. Tapi sebelum bulan akhir September ini kami akan laporkan,” akunya.

Sedangkan untuk arah koalisi yang terjadi di Pilgub kata Faisal tidak harus sama seperti di Pilgub. Karena dinamika daerah bisa saja berbeda, karena DPD yang lebih tahu semuanya.

“DPW tidak menginstruksikan hanya menyarankan saja. DPP dan DPW sudah memberikan keleluasaan untuk kami begerak berkoalisi. Bisa saja di Kota Sukabumi PAN berkoalisi dengan NAsDem, PDIP, Gerindra, PKB atau bahkan Demokrat yang juga ingin dengan kita,” jelasnya.

Dalam penentuan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi, Masagi meyakini akan memberikan perubahan untuk Kota Sukabumi. Pasalnya calon yang diusung oleh Masagi itu benar-benar calon yang disukai dan dinginkan masyarakat.

“Misalkan, kalau hari ini kita mempunyai keluhan permasalahan masyarakat diangka 70 persen, kita menjamin calon yang diusung kami berkurang menjadi tujuh persen, bahkan kami ingin tidak ada keluhan,” ungkapnya.
Untuk itu, Masagi sendiri mempunyai keyakinan, pasangan calon yang akan maju di Pilwakot pasti menang. Tentu saja, kemenangan itu sudah diukur baik secara kajian ilmiah ataupun kajian politik.

“Intinya kita sudah siap, pasangan calon sudah ada, mitra koalisi pun sama. Tinggal menunggu deklarasi saja,” jelasnya. (bal)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close