Home / RUBRIK / NGOBROL SANTAI KEPARIWISATAAN / Jelang UGG, Konsolidasikan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu
FOTO BERSAMA : Peserta konsolidasi dengan para pengelola geosite pada acara Ngobras eidi ke 21.

Jelang UGG, Konsolidasikan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu

KEGIATAN Ngobras Episode ke 21, pada 14 April lalu, merupakan liputan Tim Ngobras pada kegiatan konsolidasi Badan Pengelola Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu, sebagai langkah mempersiapkan penilaian UNESCO Global Geopark (UGG) yang rencananya akan dilaksanakan Juni mendatang.

Prof Dr Deni Juanda P, selaku Ketua harian Badan Pengelola Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu, memimpin tim untuk konsolidasi dengan diawali pertemuan di Selabintana Conferece Resort Sukabumi bersama anggota PHRI Kabupaten Sukabumi.

Konsulidasi ini sebagai tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara Badan Pengelola Geopark Nasional Ciletuh –Palabuhanratu dengan BPC PHRI Kabupaten Sukabumi.

Dalam rapat yang dihadiri sekitar 50 orang dari pimpinan hotel dan restauran di Sukabumi dan Badan Pengelola Geopark ini, dibahas antara lain mengenai poin kerjasama yang sudah disepakati, yakni mengenai ketertiban administrasi terkait legalitas dan perizinan, penggunaan hotel dan restauran anggota PHRI sebagai Geopark partner, dan juga penggunaan hotel dan restoran anggota PHRI oleh biro perjalanan wisata yang dihimpun ASITA dan HPI.

FOTO BERSAMA : Peserta konsolidasi dengan PHRI Kabupaten Sukabumi foto bersama usai acara.

Salah satu kesepakatan bahwa hotel yang tergabung dalam PHRI Kabupaten Sukabumi harus memiliki paket wisata Ciletuh-Palabuhanratu.

Pertemuan mengenai persiapan penilaian UGG juga dilanjutkan pada sore harinya bertempat di Tourism Information Center (TIC) Palabuhanratu. Pada pertemuan ini, dihadiri lima pengelola Geosite yang menjadi unggulan di Geopark Nasional Ciletuh-Palabuhanratu, keseluruhan Geosite yang menjadi unggulan adalah 13 Geosite.

DIALOG : Peserta asyik berbincangbincang di sela-sela kegiatan.

Lima geosite yang hadir pada pertemuan di TIC adalah, Ketua pengelola TIC, Kasepuhan Sinaresmi, Pengelola Geyser Cisolok, Pengelola Karanghawu, dan Pengelola Tempat pelelangan Ikan Palabuhanratu.

Kemudian pada 15 April 2017 berlokasi di Hotel HEXA Ujung Genteng Kecamatan Ciracap, dilakukan pertemuan pula dengan camat Ciracap dan delapan geosite lainnya yakni penangkaran penyu pangumbahan, tambak udang noerwy Aqua Farm Pangumbahan, kampung batik purwasedar, dan kampung gula merah muara cikarang.

PEMAPARAN : Pemaparan materi pada acara konsolidasi dengan PHRI Kabupaten Sukabumi.

Pada sore harinya berlokasi di Balaidesa Ciwaru Kecamatan Ciemas, dilakukan pertemuan dengan Camat Ciemas dan para kepala desa terkait juga pengelola Geosite Amfiteater Taman Jaya, pengelola Geosite Pantai Palangpang, pengelola Curug Awang Curug, Tengah, Curug Puncak Manik dan Curug Cimarinjung.

Dalam pertemuan dengan para pengelola Geosite Badan Pengelola Geopark Ciletuh-Palabuhanratu itu, membahas mengenai rencana kerjasama antara Badan Pengelola Geopark Ciletuh-Palabuhanratu dengan pengelola Geosite.
Pertemuan juga membahas hal-hal yang harus di siapakan dalam rangka penilaian UNESCO Global Geopark. (*)

loading...

About admin

x

Check Also

Benur Antara Hukum dan Kebutuhan, 12 Jam Raup Keuntungan Rp15 Juta

AKTIVITAS menangkap Benur (benih) Lobster dilarang keras oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri ...