Home / INTERNASIONAL / Pesawat Militer Rusia Jatuh di Laut Hitam, 92 Penumpang Diduga Tewas
INSIDEN: (Sesuai arah jarum jam) Pesawat yang jatuh sebelum take-off, pasukan paduan suara militer Rusia yang berada di dalam pesawat, Bandara Sochi lokasi pasawat take-off. REUTERS, DAILY MAIL, AFP

Pesawat Militer Rusia Jatuh di Laut Hitam, 92 Penumpang Diduga Tewas

Sebuah pesawat militer Rusia yang membawa 92 orang, termasuk anggota paduan suara militer, terjatuh di Laut Hitam setelah take off dari Sochi. Pesawat dengan model Tu-154 yang dimiliki kementerian pertahanan Rusia itu jatuh tak lama setelah take-off dari kota Adler pada Minggu (25/12) pukul 05.40 waktu setempat (sekitar pukul 09.40 WIB).

Sampai saat ini pencarian para korban dan bangkai pesawat masih dilakukan. Sementara, tim pencari baru berhasil menemukan seorang mayat yang mengambang sekitar enam kilometer dari tepi pantai kota resor Sochi. ”Korban sudah kami angkat dari laut,” ujar juru bicara kementerian pertahanan Rusia Mayjen Igor Konashenkov.

Jenis Tu-154 beberapa kali mengalami insiden sebelumnya. Pada April 2010, beberapa pejabat Polandia, termasuk Presiden Lech Kaczynski, terbunuh saat pesawat Tu-154 jatuh di tengah kabut tebal di kawasan Bandara Smolensk, Rusia bagian barat. Selain itu, ada juga A Tu-154 yang dioperasikan Siberian Airlines yang jatuh di atas Laut Hitam pada Oktober 2001 dan membunuh 78 orang.

Yang terbaru ini, masih belum jelas penyebabnya. Di antara penumpang, ada 84 anggota militer Rusia yang masuk dalam tim Alexandrov Ensemble, group musik resmi militer Rusia yang juga dikenal dengan Red Army Choir. Mereka sedianya akan menjadi pengisi acara malam tahun baru di markas Rusia di Syria.

Selain itu, sembilan jurnalis juga menjadi korban. Mereka berasal dari TV nasional Pervy Kanal, NTV, dan Zvezda. Masing-masing stasiun TV itu membawa tiga kru mereka. Ada juga delapan tentara, dua warga sipil, dan anggota NGO. Di atas pesawat juga ada delapan kru pesawat. Dalam daftar penumpang yang dirilis kementerian pertahanan keamanan juga ada Elizaveta Glinka. Glinka adalah aktivis amal dan pekerja kemanusiaan yang dikenal dengan nama Dokter Liza.

Presiden Federation Council Committee on Defense and Security Viktor Ozerov mengatakan menduga jatuhnya pesawat tidak berhubungan dengan serangan teror. ”Itu adalah pesawat militer yang terbang di langit Federasi Rusia, tidak ada kemungkinan teror,” kata Ozerov. ”Pesawat itu melakukan U-turn di atas laut setelah take-off, mungkin dia salah jalan.” (BBC/CNN/DAILY MAIL/tia)

About admin

x

Check Also

Goodbye Mr President…

Presiden Barack Obama secara resmi mengucapkan perpisahan kepada rakyat Amerika Serikat (AS). ...