Home / INTERNASIONAL / Beginilah Nasib Sarbat Gula Gadis Afghanistan Bermata Hijau…
SAAT BERUSIA 12 TAHUN: Sharbat Gula dalam jepretan Steve McCurry.

Beginilah Nasib Sarbat Gula Gadis Afghanistan Bermata Hijau…

SAAT BERUSIA 12 TAHUN: Sharbat Gula dalam jepretan Steve McCurry. STEVE MCCURRY PHOTO

SAAT BERUSIA 12 TAHUN: Sharbat Gula dalam jepretan Steve McCurry.

Mata hijau dengan ekspresi tak tergambarkan membuat perempuan Afghanistan ini terkenal di seluruh dunia. Muncul sebagai cover majalah National Geographic pada Juni 1985, Sharbat Gula, menjadi ikon pengungsi Afghanistan.

Saat itu, Sharbat Gula yang juga dikenal Sharbat Bibi, baru berusia 12 tahun ketika Steve McCurry mengambil fotonya. Sharbat tinggal di kamp pengungsi untuk penduduk Afghanistan di Peshawar, Pakistan. Saat ini Sharbat sudah berusia 40 tahun.

Apakah nasibnya menjadi lebih baik? Sayangnya tidak. Kehidupannya menyedihkan.  Menjadi cover majalah dan terkenal di seluruh dunia ternyata tidak mengubah hidupnya. Awal pekan ini, Sharbat malah ditangkap di Peshawar karena memalsukan dokumen. Dia juga dituduh menetap ilegal di Paksitan.

”Jika terbukti bersalah, Sharbat bisa dipenjara sampai 14 tahun atau dideportasi dari Paskistan,” kata Zia Awan, pengacara HAM yang berbasis di Karachi. Tahun lalu, Sharbat juga menghadapi tuntutan yang sama. Namun kemudian dibebaskan.

McCurry, sang photografer, mengatakan berkomitmen untuk membantunya secara legal dan finansial. ”Saya akan bekerja sama dengan otoritas mengenai masalah ini,” katanya dalam penyataan resminya. ”Dia sudah menderita sepanjang hidupnya. Penangkapannya melanggar hak asasinya.”

Sementara itu, Badan Pengungsi PBB (UNHCR) di Afghanistan mengatakan kepada CNN kalau mereka bisa membantu kalau status Sharbat adalah pengungsi. ”Sharbat Gula tidak memiliki dokumen tersebut,” ujar Duniya Khan juru bicara UNHCR di Pakistan. (CNN/tia)

loading...

About admin

x

Check Also

Presiden Baru Korsel, Mantan Pengacara HAM

Setelah hampir dua bulan Korea Selatan (Korsel) tidak memiliki presiden terpilih, rakyat ...