Home / INTERNASIONAL / Donald Trumph Akhirnya Minta Maaf, Sering Umbar Kata-kata Vulgar
Debat: Hillary Clinton (kiri), Donald Trump (kanan), saat debat terbuka.

Donald Trumph Akhirnya Minta Maaf, Sering Umbar Kata-kata Vulgar

Debat: Hillary Clinton (kiri), Donald Trump (kanan), saat debat terbuka.

Debat: Hillary Clinton (kiri), Donald Trump (kanan), saat debat terbuka.

Calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump meminta maaf karena pernah menggunakan bahasa vulgar, meraba dan mencium perempuan, dalam sebuah video tahun 2005. Pernyataan itu menggoyang kampanyenya.

“Saya pernah mengatakan dan melakukan hal yang saya sesali,” katanya Sabtu (8/10) waktu setempat.
“Siapa pun yang mengenal saya tahu kata-kata itu tidak mencerminkan siapa saya. Saya memang mengatakannya, saya salah, dan saya minta maaf.”
Trump menyampaikan komentarnya, yang diyakini sebagai permintaan maaf pertama kepada publik selama kampanye yang bertalian dengan penghinaan dan retorika. “Saya tidak pernah mengatakan saya orang yang sempurna atau berpura-pura menjadi seseorang yang bukan diri saya,” katanya.
“Saya berjanji menjadi orang yang lebih baik besok.”
Namun hartawan provokatif itu dengan cepat mengalihkan krisisnya dengan menyerang suami rivalnya, calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton.
Trump mengatakan bahwa suami Hillary, mantan presiden Bill Clinton, pernah “melecehkan” perempuan.
“Saya pernah mengatakan hal-hal bodoh, tapi ada perbedaan besar antara kata-kata dengan perbuatan kepada orang lain,” katanya.
“Bill Clinton sebenarnya pernah melecehkan perempuan, dan Hillary telah menggertak, menyerang dan mempermalukan korbannya. Kita akan bahas ini beberapa hari mendatang  sampai jumpa di debat Minggu,” kata Trumph.
Dalam video tahun 2005, Trump terdengar menggunakan bahasa predator saat menggambarkan bagaimana dia menarik perhatian perempuan yang sudah menikah. “Ketika kau seorang bintang mereka akan membiarkanmu melakukannya. Kau bisa melakukan apa pun,” katanya sebagaimana dikutip kantor berita AFP. (rmn)
loading...

About admin

x

Check Also

Kapal Induk AS Siap Siap Ancam Korea Utara

Program nuklir Korea Utara (Korut) masih menjadi perhatian Wakil Presiden Amerika Serikat ...