Home / RUBRIK / LIPUTAN KHUSUS / NGOBROL SANTAI KEPARIWISATAAN / Geber Potensi Pariwisata, Radar Sukabumi Gagas Program Ngobras Bersama TIC
DISKUSI : GM Radar Sukabumi, Rawin Surwintono didampingi Pimred Yosep Awaludin dan tim dari TIC saat berdialog dengan Bupati Sukabumi terkait potensi wisata di Pendopo Palabuhanratu, Kab. Sukabumi, kemarin (10/8).

Geber Potensi Pariwisata, Radar Sukabumi Gagas Program Ngobras Bersama TIC

PALABUHANRATU – Kabupaten Sukabumi memiliki cukup banyak potensi tempat wisata. Salah satu daerah di Sukabumi yang menjadi tujuan utama para wisatawan adalah kawasan Palabuhanratu.

Di sana ada banyak tempat wisata menarik. Secara geografis, Palabuhanratu berada di daerah barat daya Sukabumi. Letaknya berada di pesisir Samudra Hindia sehingga daerah ini memiliki pantai-pantai dengan ombak yang cukup tinggi.

Namun sayang, keindahan kawasan Palabuhanratu saat ini tidak begitu bagus. Sampah masih terlihat berserakan di mana-mana, infrastruktur yang minim sehingga mengurangi keindahan pantai ini. Kondisi itu diperparah dengan bangunan-bangunan liar di sepanjang pesisir pantai.

Hal itulah yang menjadi perhatian serius Bupati Sukabumi, Marwan Hamami. Menurutnya, potensi wisata di Kabupaten Sukabumi cukup besar. Tak hanya kawasan Palabuhanratu, masih banyak lokasi yang berpotensi jadi kawasan wisata namun belum tergali dengan maksimal.

Selain itu, lanjutnya, kesadaran masyarakat untuk ikut membangun potensi-potensi wisata yang ada juga dinilai masih kurang. Untuk itu ia mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar secara bersama-sama membangun potensi kepariwisataan yang ada di Kabupaten Sukabumi.

“Membangun kepariwisataan ini gampang-gampang susah. Gampang, sebab semua potensi sudah tersedia dan itu luar biasa. Namun susahnya membangun kesadaran semua elemen masyarakat untuk sama-sama menjaga potensi tersebut,” kata bupati di Pendopo Palabuhanratu saat menerima audiensi dari jajaran Manajemen Radar Sukabumi, kemarin (10/8).

Di samping itu, lanjut Marwan, potensi wisata di Kabupaten Sukabumi juga harus terkomunikasikan dengan baik kepada masyarakat, bahwa ada efek positif buat mereka jika potensi wisata itu benar-benar tergali dan terjaga dengan baik. “Misalnya sepanjang Pantai Palabuhanratu sampai Cisolok potensi wisata yang dijual adalah suasana pantai, ayo kita jaga bersama potensi itu. Jangan sampai yang tadinya mau menjual suasana pantai, yang terjadi malah suasana bangunan atau terpal,” jelas Marwan.

Membangun potensi kepariwisataan ini pun, lanjutnya, tidak bisa dilakukan oleh segelintir orang. Peran semua elemen sangat dibutuhkan, termasuk media. Peran regulator atau pemerintah pun harus menunjang. “Pariwisata tidak bisa dikelola sendiri-sendiri tapi harus dengan semangat kebersamaan, jangan sampai serakah merasa paling bisa,” tegas Marwan.

Seiring dengan upaya bupati mengembangkan potensi pariwisata sekaligus sebagai wujud peran serta media dalam membangun kepariwisataan di Kabupaten Sukabumi, Harian Pagi Radar Sukabumi bekerja sama dengan Tourism Information Center (TIC) Kabupaten Sukabumi, menggagas program diskusi tentang kepariwisataan yang dikemas dalam kegiatan Ngobrol Santai (Ngobras).

Kegiatan ini rencananya dilaksanakan rutin seminggu sekali di kantor TIC dan pendopo bupati, dengan melibatkan berbagai narasumber berkompeten, serta elemen maupun ormas masyarakat Kabupaten Sukabumi. Hasil dari diskusi ini akan diekspose di Harian Pagi Radar Sukabumi, agar informasi terkait persoalan pariwisata di Kabupaten Sukabumi tersampaikan ke masyarakat.

Bupati pun mengapresiasi kegiatan yang akan dilaunching awal September itu. Menurut bupati, kegiatan tersebut merupakan terobosan luar biasa dalam membentuk pembangunan nonfisik atau kesadaran di lingkungan masyarakat maupun kepemerintahan terkait kepariwisataan di Kabupaten Sukabumi. “Karena dalam pembangunan perlu adanya kebersamaan termasuk pembangunan dalam penyadaran atau nonfisik. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini (Ngobras, red) bisa menjadi salah satu solusi atau pemecahan masalah kepariwisataan di Kabupaten Sukabumi,” tutur Marwan.

General Manager (GM) Radar Sukabumi, Rawin Surwintono mengatakan, potensi pariwisata di Kabupaten Sukabumi cukup besar. Jika bisa dikelola dengan maksimal tentu akan luar biasa. Karena potensi pariwisata selain menambah pendapatan asli daerah (PAD) juga bisa menambah taraf perekonomian masyarakat. “Maka dari itu, kita harus samakan persepsi jika pariwisata itu bisa menjadi lokomotif pembangunan Kabupaten Sukabumi,” terangnya.

Terpisah, Ketua TIC Kabupaten Sukabumi, Dadang Hendar mengatakan, kegiatan Ngobras tersebut merupakan partisipasi media maupun kelembagaan dalam mendukung pencapaian Visi dan Misi Kabupaten Sukabumi di bidang kepariwisataan. “Kita ingin sama-sama membangun Kabupaten Sukabumi lebih baik terutama di bidang kepariwisataan,” pungkasnya. (cr3/t)

About admin