Home / RUBRIK / KESEHATAN / ASYFAA / Diet Rendah Purin (Asam Urat)
Lilis Lisnaeni,AMG Tim Gizi Rumah Sakit Islam Assyifa

Diet Rendah Purin (Asam Urat)

 

Lilis Lisnaeni,AMG Tim Gizi Rumah Sakit Islam Assyifa

Lilis Lisnaeni,AMG
Tim Gizi Rumah Sakit Islam Assyifa

Bismillahirrahmaanirrahim,
Assalamu’alaikum wr. wb.

Purin adalah protein yang termasuk dalam golongan nukleo protein. Hasil metabolisme purin adalah asam urat. Peningkatan kadar asam urat yang berlebihan dalam darah dapat menyebabkan penimbunan asam urat pada sendi-sendi tangan atau kaki menyebabkan rasa sakit.

Berbagai penelitian menjelaskan bahwa penyakit asam urat termasuk dalam golongan penyakit rematik (arthritis gout). Penyakit ini disebabkan oleh penumpukan asam urat (monosodium urat) yang masuk ke dalam rongga sendi. Asam urat terbentuk jika tubuh mengonsumsi makanan yang banyak mengandung purin (Wikipedia).

Bagi Anda yang dinyatakan positif mengidap penyakit asam urat maka sudah semestinya untuk segera melakukan kontrol terhadap setiap makanan yang mau disantap pengaturan pola makan yang tepat memang harus segera dilakukan sebagai upaya diet rendah purin (asam urat). Dan menjadi suatu keharusan yang tidak bisa ditawar-tawar lagi bagi Anda yang sudah terdapat timbunan asam urat yang tinggi dalam tubuh Anda.

Karena penyakit asam urat atau artitis erat kaitannya dengan pola makan, maka salah satu cara penyembuhannya tentu dengan mengontrol asupan makanan tinggi purin. Bagi penderita asam urat, purin harus dihindari atai dibatasi asupannya. Jika tidak, tubuh akan kelebihan asam urat di persendian yang lama kelamaan akan menjadi kristal asam urat dan akhirnya akan terjadi terjadi penyakit gout.

Agar terhindar dari penyakit gout, salah satu caranya adalah menjaga kadar asam urat dalam darah di posisi normal, yaitu 5-7 mg%. Batasan tertinggi untuk pria adalah 6,5 mg% sedangkan untuk wanita 5,5 mg%. Di atas batas ini, biasnaya akan terjadi pengkristalan. Dalam kondisi normal sebenarnya asam urat bisa dikeluarkan tubuh melalui air seni dan keringat.

Namun asam urat terganggu pengeluarannya jika fungsi ginjal terganggu atau tubuh sedang sakit diabetes, kelainan genetic (kelainan enzim), obesitas dan konsumsi tinggi purin secara berlebihan.

Perbedaan diet rendah purin dengan makanan biasa : Rendah purin, yaitu 120-150 mg sehari.

1. Makanan normal sehari dapat mencapai 600-1000 mg.
2. Lemak dibatasi, karena lemak cenderung menghambat pengeluaran asam urat.
3. Banyak minum/cairan minimal 2,5 L sehari, untuk membantu pengeluaran kelebihan asam urat.
4. Kalori sesuai kebutuhan tubuh, sedangkan karbohidrat sebaiknya karbohidrat komplek seperti nasi,singkong,ubi,roti. Hindari karbohidrat sederhana seperti gula,sirup dan permen.

Batasi dan hindari Makanan untuk diet asam urat terbagi menjadi tiga jenis, yaitu:

1. Bahan makanan yang tinggi purin ( 150-1000mg/100 g bahan pangan) ikan teri, otak, jeroan, daging angsa, burung dara, bebek, telur ikan, kaldu, sarden, alkohol, ragi dan makanan yang diawetkan.
2. Bahan makanan purin sedang (50-100mg/100 g bahan pangan)
Bahan pangan ini sebaiknya dibatasi 50 g/hari. Ikan tongkol, tenggiri, bawal, bandeng, daging sapi, daging ayam, asparagus, kerang, kacang2an, jamur, bayam, buncis, kapri, tempe, tahu.
3. Bahan makanan rendah purin (0-100 Mg/100 g bahan pangan) nasi, roti, macaroni, mie, crackers, susu, keju, telur, sayuran dan buah-buahan kecuali durian dan alpukat. Semoga tips di atas bermanfaat bagi pembaca. Wassalamu’alaikum wr. wb. (*)

About admin

x

Check Also

Mengenal Lebih Dekat Mimisan

Setiap ada darah pada muka termasuk di dalamnya mimisan atau epistaksis (bahasa ...