Home / RUBRIK / KESEHATAN / GANGGUAN PANIK
Oleh : dr. Rama Giovani, Sp.KJ Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa RS.Betha Medika Sukabumi

GANGGUAN PANIK

Oleh : dr. Rama Giovani, Sp.KJ Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa RS.Betha Medika Sukabumi

Oleh : dr. Rama Giovani, Sp.KJ
Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa RS.Betha Medika Sukabumi

APAKAH GANGGUAN PANIK ITU?
Gangguan panik digunakan untuk menggambarkan kondisi dimana individu mengalami serangan panik yang terjadi berulang kali, di luar dugaan tanpa ada pemicu yang jelas (misalnya langsung terkena serangan panik jika mendengar sirine pemadam kebakaran, padahal tidak ada kebakaran sama sekali).

APA SAJA TANDA-TANDA ORANG YANG MENGALAMI GANGGUAN PANIK?
• Mengalami serangan panik yang berulang kali dengan gejala sebagai berikut:

> Jantung berdebar kencang
> Berkeringat
> Gemetaran
> Sesak nafas
> Perasaan tersedak
> Nyeri di dada atau rasa tidak nyaman
> Mual
> Merasa pusing, tidak stabil, atau pingsan
> Sensasi kedinginan atau kepanasan
> Mati rasa atau kesemutan
> Merasakan bukan di dunia nyata atau merasa berada di luar tubuhnya
> Takut akan kehilangan kendali
> Takut akan mati

PERLU DIINGAT! Dikatakan mengalami gangguan jika merasakan minimal empat gejala di atas dan berlangsung sekitar 10 menit
• Merasa khawatir secara terus menerus kalau serangan panik akan terjadi di lain waktu atau khawatir dengan konsekuensinya (misal: konsekuensi dari serangan panik adalah kehilangan kendali atau terkena serangan jantung)
• Perubahan tingkah laku yang maladaptif akibat serangan panik (misal: sulit beradaptasi dengan lokasi yang tidak familiar)
• Gangguan ini bukan disebabkan oleh efek fisiologis dari penggunaan obat-obatan terlarang atau kondisi medis lainnya.
SARAN: Jika ternyata Anda atau orang terdekat Anda pernah mengalami gejala-gejala di atas, segera temui dokter untuk memeriksa lebih lanjut agar mendapatkan penanganan yang tepat.
APA PEMICU TERJADINYA SERANGAN PANIK?
• Lingkungan eksternal seperti ruangan yang penuh banyak orang, naik transportasi umum, pusat perbelanjaan, dll.
• Dari dalam diri sendiri seperti pikiran, ingatan dan sensasi tubuh (jantung berdebar, sesak nafas dan kepala pusing)
APA SAJA DAMPAK DARI GANGGUAN PANIK?
Jika tidak mendapatkan penanganan dengan baik, gangguan panik bisa berdampak pada penurunan fisik, kemampuan seseorang dalam berinteraksi sosial di lingkungan rumah, pekerjaan atau pendidikan. Seseorang dengan gangguan panik akan lebih sering tidak masuk kerja atau sekolah karena ke rumah sakit (DSM V)
BAGAIMANA CARA MENANGANI GANGGUAN PANIK ?
1. Pengobatan
Pengobatan telah digunakan untuk mengurangi gejala panik dan mengurangi serangan panik berikutnya. Ada banyak pengobatan yang membantu untuk mengurangi gejala cemas, sulit untuk memilih mana yang paling baik. Sebaiknya Anda harus bicara dengan dokter mengenai obat untuk mengurangi cemas dan jika dokter Anda memberikan resep, pastikan Anda mengikuti semua instruksi dan laporkan segera jika ada efek sampingnya.
2. Psikoterapi
Terapi ini bisasanya digunakan oleh Psikiater untuk mengajarkan Anda keterampilan praktis dalam membantu mengelola serangan panik. Tujuan utama adalah memberanikan Anda untuk tidak menghindar dan menghadapi situasi yang membuat Anda panik. Anda akan belajar untuk menghadapi dan mengatur situasi yang Anda hindari sebelumnya.
3. Pernafasan:
Anda akan diajarkan teknik relaksasi pernafasan untuk menghilangkan reaksi fisik pada serangan panik Anda.
Teknik pernafasan yang membuat Anda tenang
1. Pastikan Anda duduk di kursi atau berbaring di tempat tidur yang nyaman
2. Ambil nafas selama 4 detik
3. Tahan selama dua detik
4. Buang nafas Anda selama 6 detik
TIPS UNTUK ANDA DENGAN GANGGUAN PANIK:
• Jangan menghentikan aktivitas yang biasa Anda lakukan
• Jangan lakukan pengobatan sendiri, misalnya Anda mencoba mengobati gangguan panik Anda dengan minum alkohol. Alkohol tidak akan membantu Anda saat dalam keadaan panik. Menggunakan obat penenang hanya berfungsi dalam jangka waktu singkat saja dan akan membuat Anda adiktif. maka selalu berkonsultasilah dengan dokter untuk mengobat gangguan panik Anda.
• Mulai membiasakan untuk tidak menggunakan gaya berfikir yang tidak membantu Anda dalam mengurangi gangguan panik. Setelah Anda mau mengakui dan mengidentifikasi gaya berfikir yang tidak membantu tersebut, secara otomatis dan perlahan Anda mulai mengurangi pemikiran yang tidak membantu tersebut. (*)

loading...

About

x

Check Also

Golden Age, Masa Usia Emas Penentu Masa Depan Anak

Buah hati merupakan kado terindah yang Tuhan berikan kepada orang tua sebagai ...