Home / RUBRIK / KESEHATAN / Hukum Berobat dengan Benda Najis
Rahmat Bekam

Hukum Berobat dengan Benda Najis

Rahmat Bekam

Rahmat Bekam

Owner Rumah Sehat Herbaholistik, Nagrak, Sukabumi, Nursiami Rahmat Prihantoro, M.Hajjam atau Rahmat Bekam dalam sebuah artikelnya menjelaskan suatu saat pernah Rasulullah SAW bersabda : “Allah SWT tidak menjadikan kesembuhanmu berasal dari sumber yang haram.” (HR.Al-Baihaqi).

“Maka berdasarkan hadits Rasulullah SAW tersebut di atas, jelas bahwa kita dilarang oleh Rasulullah SAW untuk berobat dengan sumber makanan atau minuman yang haram,” tertulis dalam artikel itu. Berobat dengan sumber yang haram logikanya adalah sama dengan mencuci pakaian kotor dengan air comberan, bukannya tambah bersih malah hanya akan menambah kotor belaka.

Pernah suatu ketika, ada seorang pasien yang terkena penyakit alergi akut datang ke klinik : “Saya terkena penyakit alergi yang aneh, badan saya terasa memerah dan gatal-gatal terus, segala macam obat dari yang murah sampai yang mahal sudah saya beli, tapi semuanya gak ada hasil, dan saya baru merasa nyaman kalau saya berobat dengan memakan daging anjing, nah gimana hukumnya?”
Penulis saat itu bilang : “Baik, percayakah bapak, bahwa setelah jidat bapak saya ketuk tiga kali, penyakit alergi bapak sembuh dan tidak lagi tergantung pada daging anjing!!??”
“Iya, saya percaya!!” jawabnya.

“Baik, dari sekarang dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, silahkan bapak pejamkan mata sambil berdoa kepada Allah SWT atas kesembuhan bapak dan kemudian jidat bapak akan saya ketuk tiga kali!” (Pasien memejamkan matanya kemudian saya ketuk jidatnya tiga kali).

Setelah itu saya suruh pasien tadi kembali dalam waktu tiga hari, namun ternyata dia datang setelah satu minggu. Setelah ditanya kenapa dia datang satu minggu, kemudian dia menjawab:
“Alhamdulillah, saya sembuh bahkan saya pikir saya sembuh total !! Saya ragu, apakah ini hanya faktor kebetulan belaka atau bukan? Makanya saya coba sampai satu minggu bukan tiga hari, setelah satu minggu saya rasa gak kambuh lagi alergi saya, maka saya yakin sepenuhnya saya sembuh total !”
Begitulah penjelasannya.

Tertulis kembali, kemudian saya terangkan kepadanya : “Yang terjadi pada bapak adalah, bahwa bapak telah membentuk pikiran bapak sendiri, bahwa bapak baru akan sembuh kalau bapak makan daging anjing, sehingga apapun obat yang bapak minum sekalipun yang mahal harganya, reaksinya tertolak dengan sendirinya oleh keyakinan bapak akan daging anjing! makanya pola pikiran bapak saya ubah, yaitu dengan cukup saya bilang pada bapak bahwa bapak akan sembuh dengan cukup saya ketuk jidat bapak tiga kali.

Jadi jelas Pak, kesembuhannya bukan dari daging anjingnya yang kata Rasulullah SAW sudah jelas hukumnya haram, tapi berasal dari sugesti dari diri bapak sendiri!!”
Jadi kesimpulannya Pak, bahwa daging anjing yang bapak makan itu sama sekali tidak membawa manfaat apapun kepada bapak, bahkan virus yang ada di dalam daging anjing itu hanya akan menciptakan penyakit yang baru buat bapak, (hasil riset menyebutkan bahwa daging anjing dan daging babi mengandung virus yang sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh).

Dan satu hal lagi pak, bapak sebagai seorang muslim, bukankah memakan daging anjing adalah haram!!”
Dari dialog dengan pasien tersebut membuktikan bahwa sabda rasulullah saw adalah benar adanya, bahwa sesuatu yang haram itu tidak akan menjadi obat buat kita, bahkan hanya akan menambah datangnya penyakit baru. Allah SWT memberi petunjuk kepada kita di dalam Alquran agar kita menyeleksi makanan kita “halalan thoyyiba” yaitu makanan yang halal lagi baik.

Jadi yang halal saja tidak cukup, sebab banyak makanan/minuman yang halal tapi sudah busuk atau basi!!
Bisakah kita berpikir dengan akal sehat kita, makanan atau minuman yang sudah busuk dan banyak mengandung kuman dapat menyembuhkan penyakit yang kita derita? “jelas tidak” kalau untuk makan dan minum saja kita sudah sangat dianjurkan oleh Allah SWT untuk memilih makanan dan minuman yang halal lagi baik, apalagi untuk obat kita!! Kita harus selektif betul untuk berobat dengan cara dan sumber yang halal dan juga baik, bukan malah dengan sumber yang haram.

Rasulullah SAW pernah dikirimi obat-obatan mahal dari Mesir yang kadunganya adalah bersumber dari sesuatu yang syubhat lagi haram, kemudian Rasulullah SAW mengembalikannya dengan disertai sebuah pesan bahwa cara hidup beliau adalah dengan obat dan obat-obatan (herbal) yang lebih baik!! Subhanalloh !!. Yang sangat lebih aneh dari itu adalah orang – orang barat mengatakan bahwa “air kencing” dapat menyembuhkan segala penyakit!! mereka ikut-ikutan hadits Rasulullah saw yang menyatakan bahwa “Habbatus-sauda (nigella sativa) adalah obat dari segala penyakit kecuali mati”.

Jadi jelas ditinjau dari kehalalannya, kebersihan dan kesehatannya atau jika ditinjau dari segi manapun, “air kencing” tidak akan pernah menjadi obat !! sesuai dengan hadits Rasulullah saw bahwa kesembuhan tidak akan pernah berasal dari sumber yang haram!!. (oleh Owner Rumah Sehat Herbaholistik, Nagrak, Sukabumi, Nursiami Rahmat Prihantoro, M.Hajjam atau Rahmat Bekam)

About admin

x

Check Also

Tanam Benang Bikin Kencang Wajah

TIP SEHAT – Metode tanam benang wajah, sepertinya masih menjadi primadona bagi ...