Home / UTAMA / UKM An Nur Diganjar Bintang Satu
FOTO:RENDI/RADARSUKABUMI PRODUKSI: Kepala Seksi Farmasi, Makanan, Minuman, dan Perbekalan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Yanti Kurnianti saat melihat proses produksi Mochi An Nur.

UKM An Nur Diganjar Bintang Satu

FOTO:RENDI/RADARSUKABUMI PRODUKSI: Kepala Seksi Farmasi, Makanan, Minuman, dan Perbekalan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Yanti Kurnianti saat melihat proses produksi Mochi An Nur.

FOTO:RENDI/RADARSUKABUMI
PRODUKSI: Kepala Seksi Farmasi, Makanan, Minuman, dan Perbekalan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Yanti Kurnianti saat melihat proses produksi Mochi An Nur.

CIBADAK –Usaha kuliner kue mochi ternyata tak hanya memberikan keuntungan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) An-nur. Sebab melalui kue kenyal ini, An Nur dapat meraih piagam bintang satu keamanan pangan dari Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Jawa Barat (Jabar).

Penghargaan yang diterima usaha binaan Dinas Kesehatan (Dinkes) milik Surahmat (49) ini diserahkan pada tahun 2014, lalu. An Nur menjadi salah satu dari 13 Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di Jabar yang mendapat penghargaan tersebut.

Kepala Seksi Farmasi, Makanan, Minuman, dan Perbekalan Kesehatan pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, Yanti Kurnianti mengatakan, kriteria penilaian antara lain penilaian terhadap higienis sanitasi karyawan, penanganan dan penyimpanan, pengendalian hama juga sanitasi tempat dan peralatan.

“Saat itu, kami mengusulkan tiga produk IRTP dari Kabupaten Sukabumi, yaitu IRTP Motekar Mandiri dengan produk cuka aren, Susanpastri dengan produk kue bakery dan IRTP An Nur dengan produk mochi. Ternyata, mochi An Nur ini mampu mencuri perhatian hingga mendapat nilai diatas 90. Sehingga mampu mengalahkan produk mochi dari daerah lain,” ” jelas Yanti disela peninjauan pembuatan mochi An Nur, Kampung/Desa Batununggaal RT 02/04, Kecamatan Cibadak

Masih dikatakan Yanti, piagam tersebut merupakan penghargaan pengakuan kepada IRTP yang telah menerapkan prinsip keamanan pangan pada proses produksi. Sehingga diperoleh pangan yang aman dan bermutu. Salah satu keuntungan yang diperoleh secara komersial bagi IRTP adalah pencantuman logo piagam bintang satu keamanan pangan pada kemasan atau label produknya sesuai peraturan yang berlaku.

“Prinsip keamanan pangan diterapkan secara berkelanjutan. Sehingga dapat meningkatkan daya saing produk unggulan yang memiliki mutu yang baik,”ujarnya.
Ketua UKM An Nur, Surahmat mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Karena, untuk mendapatkan penghargaan tersebut dibutuhkan keuletan dan perjuangan yang tidak mudah. Namun demikian, keberhasilannya yang diraihnya tidak lepas dari pembinaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi melalui Dinkes.

“Semua arahan atau pembinaan dari instansi terkait terutama Dinkes, kami laksanakan. Ini untuk menjaga keamanan produk kami agar higienis. Oleh karena itu, kami berhasil dan mendapatkan piagam tersebut,” singkatnya. (ren/d)

loading...

About

x

Check Also

Benur Antara Hukum dan Kebutuhan, 12 Jam Raup Keuntungan Rp15 Juta

AKTIVITAS menangkap Benur (benih) Lobster dilarang keras oleh pemerintah melalui Peraturan Menteri ...