Home / RUBRIK / ARTIKEL / Fokus Perbaikan Infrastruktur, Siap Benahi Moda Perkeretaapian Sukabumi
DASEP AHMADI

Fokus Perbaikan Infrastruktur, Siap Benahi Moda Perkeretaapian Sukabumi

DASEP AHMADI

DASEP AHMADI

SELAYANG PANDANG KANG DASEP AHMADI

KONSEPTOR MOBIL LISTRIK YANG SIAP MAJUKAN SUKABUMI

SEBAGAI putra daerah, Ir H Dasep Ahmadi mengetahui betul berbagai permasalahan yang ada di Sukabumi. Di mata salah seorang calon anggota legislatif DPR RI dari Partai Amanat Nasional (PAN) Nomor Urut 3 ini, permasalahan utama Sukabumi adalah kurang optimalnya infrastruktur jalan sehingga potensi ekonomi tidak tergali secara optimal. Oleh karenanya, pria yang namanya melejit lewat program mobil listrik nasional bersama Menteri BUMN Dahlan Iskan itu, bertekad untuk membenahi Sukabumi, terutama sarana dan prasarana umum, untuk menunjang kepentingan rakyat.

Meskipun belum menjadi anggota DPR, Dasep Ahmadi sudah bekerja nyata demi masyarakat Sukabumi. Dasep ‘menggiring’ Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk melakukan inspeksi mendadak di Stasiun KA Sukabumi, Minggu (20/10). Hasilnya, Kementerian BUMN segera memperbaiki jalur yang rusak. Hampir bisa dipastikan, KA Bumi Geulis akan beroperasi kembali pada akhir tahun ini.

Sejak Minggu subuh, Dasep sudah mendampingi Dahlan Iskan. Pagi itu, Dahlan berada di Kramatjati, Jakarta Timur untuk bersih-bersih kampung. Dasep juga mengikuti Dahlan menghadiri resepsi pernikahan Siti Noor Azima Rajasa, putri Menko Perekonomian Hatta Radjasa, di Jakarta Selatan. Keduanya kemudian menuju Sukabumi lewat Cianjur.

Sebelum Dahlan Iskan terlibat kegiatan di Sukabumi, Dasep mengarahkan perjalanan ke Stasiun KA Sukabumi. Rombongan kecil itu disambut Kepala Stasiun Heru Salam, satu-satunya karyawan tersisa. Dahlan senang karena stasiun itu sangat bersih dan terawat kendati sudah satu tahun tidak ada kereta lewat. Usai meninjau, Dahlan memastikan, KA Bumi Geulis Bogor-Cianjur sudah bisa dioperasikan kembali pada akhir 2013. Fokus utama adalah perbaikan jalur rel Sukabumi-Cianjur.

Dasep lega. Salah satu permintaan masyarakat, ketika beberapa kali Dasep ‘blusukan’ di kawasan Kota dan Kabupaten Sukabumi, adalah beroperasinya kembali kereta api Bogor-Cianjur. Setidaknya, Dasep sudah mampu merealisasikan permintaan itu melalui tangan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Menteri BUMN bahkan sudah melaporkan rencana tersebut kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada acara ASKES-BPJS di Secapa Polri, Sukabumi, Senin (21/10) lalu. “Alhamdulillah, Presiden SBY mendukung penuh gagasan ini dan mengharapkan perbaikan kembali jalur kereta api Bogor-Sukabumi-Cianjur ini bisa selesai dalam waktu dua bulan,” tukasnya.

Sepanjang hari itu, Dasep tak terpisahkan dari Dahlan. Dasep bahkan menempati kamar yang sama dengan Menteri BUMN itu kendati keduanya lebih memilih menginap di pesantren di kawasan Cicantayan. Setiap kali menemui tamu, Dahlan selalu mengenalkan Dasep. “Saya bangga atas kualitas mobil listrik buatan Kang Dasep. Dia pekerja keras,” kata Dahlan.

3Benahi Infrastruktur

Dasep tahu betul, Kabupaten Sukabumi memiliki sejuta potensi, terutama potensi alam. Belum lagi kekayaan sosiologis serta keberagaman masyarakatnya. Sejauh ini, tenaga kerja asal Sukabumi dikenal cerdas, tangguh, dan ulet.

“Sukabumi juga subur akan tanah garapannya. Apapun yang ditanam pasti jadi,” kata Dasep di sela-sela mendampingi Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Sebagai pengusaha nasional dan aktivis, Dasep memiliki modal dasar yang kuat untuk memajukan Sukabumi. Alumni ITB ini ingin mengabdi untuk Sukabumi, kampung halamannya. Dia mengakui, dorongan kuat dari keluarga dan masyarakat membuat dirinya bertekad bertarung dalam Pemilihan Legislatif 2014 mendatang, mewakili daerah pemilihan Kota dan Kabupaten Sukabumi. Dengan menjadi anggota parlemen, Dasep merasa akan lebih mudah membangun Sukabumi.

“Saya sering pulang ke Ciemas dan melihat langsung kondisi Sukabumi. Saya merasa bisa berbuat lebih banyak kalau bisa duduk di kursi DPR RI,” tambahnya.

Dasep menilai, salah satu kendala membangkitkan potensi Kota dan Kabupaten Sukabumi adalah infrastruktur jalan dan transportasi. Karenanya, pria ramah ini akan berupaya memperjuangkan perbaikan sarana transportasi kereta api di wilayah Sukabumi.

Dia menambahkan, jika kereta api bisa menjadi transportasi publik yang menjadi idola masyarakat Sukabumi, dia juga akan berupaya agar kereta api juga bisa dijadikan transportasi kargo atau barang dari semua produk yang dibuat di Sukabumi. Misalnya hasil olahan air minum dalam kemasan (AMDK), garmen, bahkan hasil tambang seperti pasir.

“Itu akan menjadi nyata jika semua berkemauan keras. Nah, saya akan membantu dan mendorong agar kemauan keras itu bisa terealisasikan dalam waktu cepat dan kontinyu. Jadi tidak ada istilah, dua tahun kereta beroperasi, dua tahun lagi vakum. Itu sama saja bohong. Sukabumi tidak akan maju-maju,” tegasnya. (**)

About admin

x

Check Also

Saatnya Berlari !!!

KABUPATEN Sukabumi sudah saatnya harus menjadi tua-tua keladi. Menjadi sepuh yang memiliki ...