Home / UTAMA / Maling Handphone Dimassa

Maling Handphone Dimassa

BABAK BELUR: Dudun (28) yang diduga maling HP pasca dihakimi massa, kemarin. foto:nunur/radarsukabumi

BABAK BELUR: Dudun (28) yang diduga maling HP pasca dihakimi massa, kemarin. foto:nunur/radarsukabumi

CIKOLE – Setelah beberapa waktu lalu maling mengobok-obok RSUD R Syamsudin SH, kali ini giliran maling yang babak belur dihajar massa. Kejadian tersebut bermula, ketika Dudun (28) warga Bogor berencana ngambil HP milik salah satu keluarga pasien di Ruang Teratai RSUD R Syamsudin SH sekitar Pukul 02.00 WIB dinihari. Sial bagi Dudun, bukan malah mendapatkan barang yang diincarnya malah wajahnya babak belur dihajar massa karena kepregok. “Awalnya memang gelagat pelaku sudah dicurigai petugas. Namun pelaku baru diketahui mencuri handphone milik pengunjung rumah sakit sekitar Pukul 03.00 WIB. Mungkin karena kesal dengan ulahnya, pelaku langsung dihajar massa,” terang Direktur RSUD R Syamsudin SH, dr Suherman kepada Radar Sukabumi, kemarin.

Dijelaskan dr Suherman, kejadian ini meupakan kali ketiga terjadi. Namun dua diantaranya berhasil digagalkan oleh petugas yang berjaga. Dari hasil keterangan petugas, modus yang dilakukan pelaku yakni berpura-pura menjadi pengunjung pasien. Mungkin melihat kondisi aman, mereka langsung bertindak. “Awalnya dua orang, tapi yang satu berhasil melarikan diri,” lanjutnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, saat ini pihaknya terus memperketat penjagaan di RSUD R Syamsudin. Para petugas yang jaga disebar, baik denga pola penjagaan terbuka ataupun tertutup. “Kami sudah menambah jumlah petugas yang berjaga. Hal ini dilakukan agar bisa memberikan rasa nyaman bagi para pengunjung di RSUD R Syamsudin. Kami juga berharap, hal ini tak terulang kembali,” harapnya.

Setelah sempat diamankan di RSUD R Syamsudin, pelaku kemudian digiring ke Polsek Cikole untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Menurut Kapolsek Cikole, Kompol Suradi mengatakan sampai saat ini pihaknya terus melakukan pengembangan termasuk sindikat dalam pencurian tersebut. “Belum bisa dipastikan apakah ini masih berkaitan dengan pencurian yang terjadi beberapa waktu lalu atau tidak. Tapi kami terus mintai keterangan dan melakukan pengembangan tehadap kasus ini,” jelasnya.(nur)

About admin

x

Check Also

gema-tani

Gema Tani Desak Reformasi Agraria

SUKABUMI – Dalam sehari, ratusan massa dari kalangan aktivis mahasiswa hingga masyarakat ...