Home / UTAMA / Pelaku PNPM-MP Terus Dilatih

Pelaku PNPM-MP Terus Dilatih

CIPANAS-Hingga memasuki hari kedua kegiatan pelatihan gabungan pelaku PNPM-Mandiri Perdesaan Sekabupaten Cianjur terus berlangsung, di Hotel Delaga Biru Cipanas hingga berakhir hari ini, Kamis (30/8). Sebagai peserta adalah empat lembaga pelaku PNPM yaitu Badan Koordinasi Antar Desa (BKAD), Badan Pengawas Unit Pelaksana Kegiatan (BP-UPK), UPK, dan pendamping lokal, digembleng oleh pemateri.

Salah seorang pemateri yang juga Fasilitator Kabupaten Cianjur Ujang Aliyudin beberkan orientasi dan arah kegiatan pelatihan yakni merespon kebutuhan para peserta pelatihan, menyiapkan daya dukung untuk terbangunnya sistem pembelajaran masyarakat dan keberlanjutan program penanggulangan kemiskinan melalui pembangunan partisipatif.

Selain itu, menyiapkan masyarakat dan kelembagaan agar dapat membangun jaringan dengan berbagai pihak yang relevan dengan maksud dan tujuan PNPM Mandiri Perdesaan (Pemerintah Daerah, LSM, Swasta, dan lain-lain.

“Sasaran utama pelatihan pelaku-pelaku PNPM Mandiri Perdesaan TA 2012, Lembaga Kemasyarakatan dan Kelompok Masyarakat yang memiliki peran strategis untuk dapat melembagakan sistem PNPM Mandiri Perdesaan,” paparnya.

Disebutkan Ujang pelaku pelaku tersebut BKAD, Pendamping Lokal, Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) dan Kader Teknik, Kades, LPM dan BPD, UPK, Tim Penulis Usulan (TPU), Tim Verifikasi, Badan Pengawas Unit Pengelola Kegiatan (BP-UPK), Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Tim Monitoring Desa Tim Pengelola & Pemelihara (TP3) Pelatihan Kelompok Masyarakat. “Semua pelaku ini punya tugas poko dan funsi masing-masing,” jelasnya.

Karena pelaksanaan pelatihan bagi pelaku masyarakat menganut prinsip partisipatif (pengelolaannya melibatkan masyarakat apakah itu kepanitiaan atau penyelenggaraan); efektif dan efisien menggunakan metode dan media yang tepat, bermanfaat, dana yang relatif murah, dan menggunakan sumber daya lokal yang ada, transparan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka dan dapat diukur pencapaiannya.

“Hingga evaluasi tingkat pencapaian output pelatihan, pada saat pelatihan dan pasca pelatihan apakah dari sisi perubahan sikap, maupun penambahan wawasan/pengetahuan dan ketrampilan),” tandasnya.(tan)

About admin

x

Check Also

gema-tani

Gema Tani Desak Reformasi Agraria

SUKABUMI – Dalam sehari, ratusan massa dari kalangan aktivis mahasiswa hingga masyarakat ...