Home / UTAMA / Aliran At-Tijaniyah Tetap Diawasi

Aliran At-Tijaniyah Tetap Diawasi

TAUBAT : Kabag Bina Keagamaan Pemkab Sukabumi, Ali Iskandar menyaksikan penandatangan ikrar kembali ke ajaran Islam yang dilakukan pengikut Aliran At-Tijaniyah, di Jampangtengah. poto/ist

* Meski Pengikutnya Nyatakan Taubat

SUKABUMI-Aliran At-Tijaniyah di Kampung Citarik, Desa Bojong Tipar, Kecamatan Jampangtengah pimpinan Maulana Syekh Albana alias Sumarna (42) masih diawasi. Kendati, sejumlah anggota aliran yang diduga menyimpang itu sudah mengikrarkan kembali dua kalimat sahadat.

“Sejak menyatakan diri kembali ke ajaran Islam, mereka tetap kita awasi. Artinya pembinaan akan terus jalan,” kata Kabag Bina Keagamaan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi, Ali Iskandar kepada Radar Sukabumi, kemarin.
Pengawasan dan pembinaan aliran yang tidak membolehkan anggotanya Salat Jumat ini dilakukan secara kontinyu dengan melibatkan unsur MUI, kepolisian dan ormas yang memang fokus membina akidah.”Ada tim yang khusus mengawasi dan membina mereka, agar mereka tidak lagi mempraktekan aliran sesat yang selama ini diyakininya,”terang mantan Camat Ciambar ini.

Sebagaimana diketahui, Aliran sesat At-Tijaniyah resmi dibubarkan Kamis (12/70 lalu di Pondok Pesantren Al-Bana, Kampung Citarik, Desa Bojong Tipar, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi. Pembubaran itu ditandai dengan pembacaan syahadat 21 pengikut aliran sesat At-Tijaniyah, termasuk pimpinannya Maulana Syekh Albana alias Sumarna (42).

Selain itu mereka juga menandatangani surat pernyataan kembali ke ajaran Islam. Pembubaran dihadiri Kabag Keagamaan Kabupaten Sukabumi Ali Iskandar, Ketua Gerakan Ormas Islam Bersatu (Goib) Sukabumi, KH Asep Sirojudin Mahmud, Ketua Gerakan Reformis Islam ( Garis) Idun Komarudin, dan Muspika Jampang Tengah. “Aliran ini sudah benar-benar dinyatakan sesat, sehingga jika kembali ke Islam harus syahadat,” ungkap Ali. (wan)

About

x

Check Also

gema-tani

Gema Tani Desak Reformasi Agraria

SUKABUMI – Dalam sehari, ratusan massa dari kalangan aktivis mahasiswa hingga masyarakat ...